Tips Gadgets

TIPS: CARA MUDAH MENGETAHUI APAKAH GALAXY NOTE 7 ANDA GUNAKAN BATERAI SAMSUNG SDI YANG RAWAN MELEDAK

TIPS: CARA MUDAH MENGETAHUI APAKAH GALAXY NOTE 7 ANDA GUNAKAN BATERAI SAMSUNG SDI YANG RAWAN MELEDAK

Menjelang pengumuman iPhone 7 besok, Samsung sukses mencuri perhatian dunia, namun bukan untuk alasan yang mereka dambakan. Produk yang dirancang untuk menjegal peluncuran iPhone 7 & 7 Plus yaitu Galaxy Note 7 malah membintangi headline dunia teknologi gara-gara buruknya kualitas baterai dari Samsung SDI yang rawan terbakar ketika diisi ulang.


Samsung Indonesia saat ini memang sudah membatalkan sesi pre-order Galaxy Note 7 untuk para pelanggan di Indonesia, namun tak menutup kemungkinan bahwa beberapa pengguna sudah membeli Galaxy Note 7 via reseller yang sudah mendapatkannya lebih awal. Jika Anda termasuk pengguna yang membelinya via reseller dan khawatir apakah Galaxy Note 7 yang Anda beli adalah Note 7 yang menggunakan baterai Samsung SDI yang rawan terbakar, ada cara mudah untuk mengetahuinya.


Sebelum lebih jauh, perlu diketahui bahwa buruknya kualitas baterai ini bukan melulu kesalahanSamsung SDI saja. Samsung awalnya mulai berinisiatif menggunakan komponen buatan anak perusahaan mereka sendiri di tahun 2014 dengan target untuk digunakan di Galaxy S6 atau S7. Namun sayang rencana tersebut gagal, dan Samsung beralih menggunakan baterai buatan ATL dari Tiongkok dan LG Chem.


Hal ini berlanjut di Galaxy Note 7; sekalipun Samsung memproduksi seluruh sel baterai yang digunakan, namun pengemasan baterai diserahkan pada ITM Semiconductor, dan kerancuan proses produksi antara kedua pihak inilah yang tampaknya membuat baterai di Galaxy Note 7 rawan meledak. Untuk Galaxy Note 7 yang rilis di Tiongkok, Hong Kong dan Macau, Samsung menunjuk ATL selaku perusahaan yang menangani pengemasan karena baterai dari Samsung SDI gagal mendapatkan sertifikasi di negara tersebut.


Nah, untuk mengetahui apakah baterai di Galaxy Note 7 merupakan baterai dari Samsung SDI atau ATL, caranya sangat mudah: langsung saja lihat bagian belakang dari ponsel atau buka aplikasi Settings. Jika bagian belakang bertuliskan manufactured in China, maka besar kemungkinan bahwa ponsel tersebut menggunakan baterai dari ATL yang aman. Sekedar catatan, T-Mobile juga memasarkan Note 7 yang diproduksi di Tiongkok, namun memutuskan untuk tetap mengembalikan Galaxy Note 7 sebagai langkah pencegahan.



Jika bagian belakang ponsel bertuliskan manufactured in Korea atau manufactured in Vietnam, maka besar kemungkinan bahwa baterai di dalamnya menggunakan Samsung SDI, dan segera kembalikan ponsel tersebut ke penjual.


 


 


 


Source : gopego